Sumber kisah di petik daripada pemilik Fb Fatimah Az-Zahrah
Nama Salman Al Farisi tak asing lagi dalam deretan para pejuang dan pembela agama Allah. Ketakwaannya pun disegani di antara kaum muslimin. Keimananya yang begitu mendalam bahwa hanya Allah yang Maha Besar, sementara yang lain begitu kecil di hadapannya. Demikian juga sikapnya menghadapi masalah-masalah yang bersifat keduniaan, termasuk urusan cinta.
Dikisahkan, Salman Al Farisi hendak melamar seorang gadis. Sebagai manusia biasa yang memiliki fitrah cinta, ia jatuh hati pada seorang muslimah shalihah asli penduduk kota Madinah. Maksud suci ini kemudian ia sampaikan kepada Abu Darda’, seorang saudara yang dipertemukan atas nama aqidah.
Abu Darda’ bahagia menyambut keinginan Salman. Ia bergegas mengantarkan saudaranya ini untuk menemui wali dari sang gadis.
“Perkenalkan Saya adalah Abu Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman yang berasal dari Parsi. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah, bahkan ia diberi kehormatan sebagai ahlul bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda,” ucap Abu Darda’ menyampaikan maksud dan tujuan.
Lamaran itu bersambut, “Kami merasa mendapatkan kehormatan menerima tamu dua sahabat Rasulullah yang mulia. Menjadi kehormatan pula bagi keluarga kami jika dapat memiliki seorang menantu dari salah satu sahabat Rasul yang agung. Akan tetapi, kami serahkan sepenuhnya jawaban dari lamaran ini pada putri kami.”
Setelah berdiskus, Ibu dari sang putri pilihan Salman itu mewakili untuk menjawab. “Mohon maaf sebelumnya jika apa yang kami sampaikan kurang berkenan. Dengan tetap mengharap ridha Allah, putri kami menolak lamaran Salman,” jawab sang Ibu.
Belum lagi Salman merespon jawaban itu, Sang Ibu melanjutkan perkataannya. “Akan tetapi, jika Abu Darda’ mempunyai niat yang sama untuk melamar putri kami, maka kami akan menerimanya,” katanya sang ibu.
Wajar bila Salman kecewa. Kekecewaan yang berlipat. Karena tak hanya niat mempersunting sang putri ditolak, namun kenyataannya justru saudara yang diajak membantu melamar malah yang dikehendaki untuk menikahi sang putri. Kebesaran hati Salman sedang diuji.
”Allahu Akbar!” ujar Salman mencuba meluapkan isi hatinya.
”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian,” lanjutnya tanpa ragu.
Menakjubkan. Kekecewaan Salman berujung keikhlasan tiada tara. Salman Al Farisi dengan ketakwaannya yang memuncak memberikan pelajaran tentang sebentuk kesedaran. Kesedaran bahwa cinta yang diinginkan tak selalu bisa dimiliki. Kesedaran tentang bagaimana semestinya menyingkapi rasa cinta yang Allah hendaki untuk kita.
Salman telah mengajarkan, sebagai pejuang, kita harus menjadi majikan cinta, bukan budaknya. Kita harus mampu mengendalikan nafsu dan perasaan, bukan dikendalikannya. Sungguh indah bila mana cinta dan nafsu itu ditunggang dengan keimanan yang tiada taranya kepada Allah dan Rasulnya.
Dan semoga kita bisa, mendapatkan yang terbaik, dipilih Allah untuk menjadi teman di dunia untuk berjuang dalam agamanya dan akhirat menjadi ketua bidadari bagi seorang lelaki penghuni syurga.
ALLAHUMMAR ZUKNA HUBBAK, WAHUBBA MAN YUHIBBUK, WA HUBBA AMALIN SOLIHIN WAL MUKMININ WAL MUKHLISIN, YUKORRIBUNA ILA HUBBIK.
AMIN!!!
Semoga bermanfaat.
Wallahu a'lam bi ash shawab
PENYUNTING: ADMIN GASIM
Dengan nama Allah swt aku menulis, dengan nama Allah yang memberi ilham menghasilkan sebuah tulisan. Semoga ia bermanfaat buat semua. Hello! selamat datang, Anda boleh membuat carian pelbagai topik disini :)
Search This Blog
Monday, March 1, 2010
Wednesday, February 17, 2010
~Si Pemetik Buah Manis~
Siapa pun yang bersangka baik kepada pemilik 'Arasy maka ia akan memetik buah manis ditepi sungai jernih. YA ALLAH Yg memperkenankan hajat, semoga akulah si pemetik buah manis itu.
AMIN YA RABB
Tuesday, February 16, 2010
Thank You Allah
I was so far from You
Yet to me You were always so close
I wanna love in the dark
I close my eyes
To all the signs
You put in my way
I walked the day
Further and further away from You
Oh...
Allah...
You brought me home
I thank You
With every breath I take
Alhamdulillah
Our praise is to Allah
I never thought about
All the things You had given to me
I never thank You once
I was to proud
To see the truth
And prostrate to You
Until I took the first step
And thats when You opened the doors for me
And now Allah I realized what I was missing
By being far from You
Alhamdulillah
Our praise is to Allah
ALLAH...
I wanna to thank You
I wanna to thank You
For all the things that You've got
You've got me through all the years I've been lost
You guiding me from all the ways that were wrong
And indeed You give me hope
Oh ALLAH...
I wanna to thank You
I wanna to thank You
For all the things that You've got
You've got me through all the years I've been lost
You guiding me from all the ways that were wrong
I wanna thank You
For bringing me home
Alhammdulillah
Our praise is to Allah
Yet to me You were always so close
I wanna love in the dark
I close my eyes
To all the signs
You put in my way
I walked the day
Further and further away from You
Oh...
Allah...
You brought me home
I thank You
With every breath I take
Alhamdulillah
Our praise is to Allah
I never thought about
All the things You had given to me
I never thank You once
I was to proud
To see the truth
And prostrate to You
Until I took the first step
And thats when You opened the doors for me
And now Allah I realized what I was missing
By being far from You
Alhamdulillah
Our praise is to Allah
ALLAH...
I wanna to thank You
I wanna to thank You
For all the things that You've got
You've got me through all the years I've been lost
You guiding me from all the ways that were wrong
And indeed You give me hope
Oh ALLAH...
I wanna to thank You
I wanna to thank You
For all the things that You've got
You've got me through all the years I've been lost
You guiding me from all the ways that were wrong
I wanna thank You
For bringing me home
Alhammdulillah
Our praise is to Allah
Subscribe to:
Posts (Atom)
Wahai Jiwa
Tenanglah..... Bila engkau yakin Allah itu bersamamu Pasti Qolbu mu dapat merasakan bertapa luasnya kuasa Rabb y...